Kamis, 13 Oktober 2011

History of Afterschool




=) Sejarah After School
After School adalah Korean Girlband yang beranggotakan 7 orang, yang berdiri dibawah asuhan Pledis Entertainment.
Pada awalnya, After School memulai debutnya pada 17 Januari 2009 di MBC Music Core, dengan 5 member, yaitu Kahi, Jung-Ah, So young, Jooyeon, dan Bekah, dengan single perdana mereka “AH”, mereka dicap sebagai Korean Pussycat Dolls, dengan konsep yang matang dan seksi.

Pada bulan April 2009, After School merilis single digital berjudul “DIVA” dan memperkenalkan anggota baru yakni “UEE” ke dalam kelompok mereka, Kemudian pada bulan Oktober 2009,“Yoo So Young” memutuskan untuk mengundurkan diri dengan alasan kesehatan dan studi.
Di akhir bulan yang sama pula,  After School memutuskan untuk menambah personil, yakni“Raina” & “Nana” ke dalam kelompok mereka. 25 November 2009, After School kembali  dengan 2nd Single Album “Because of You” . Dan pada 25 Maret 2010, After School akan meriliskan Single untuk album ke3 nya bertajuk “BANG”, yang disertai dengan penambahan anggota baru bernama “Lizzy”. Jadi total sekarang ada 8 personil dalam After School.
Berikut beberapa penghargaan yang pernah diperoleh After School, antara lain:
  • Rookie of The Month Award at Cyworld Digital Music Award 34th with “DIVA”
  • Best Style Icon Award at 2009 Korea Lifestyle Awards
  • Mutizen Awards at SBS Inkigayo Episode 558, 559, & 562 with “Because of You”
  • K-Pop New Artist of The Year 2009 at Billboard Japan Music Awards 2009
  • Rookie Award at 19th High 1 Seoul Music Awards
Bagi anda yang cinta sekali dengan After School, tapi tidak tahu nama fanclub dan official website mereka, kita kasih tahu.
Nama fanclub mereka adalah PlaygirlzAS; sedangkan official website mereka adalah www.a-school.co.kr
Selanjutnya adalah Sejarah 9 Member dari After School (8 yang masih tergabung dan 1 mantan personil After School), antara lain:
1. Park Kahi (박가희)
Ia dilahirkan dengan nama asli, Park Ji Young pada 25 Desember 1980, dengan ber-golongan darah O, dan mempunyai zodiak Capicorn. Mempunyai tinggi badan 168 cm dengan berat badan 50 kg. Ia mempunyai jabatan sebagai Leader, Rapper, Vokalis, Pembuat lirik, dan Pencipta koreografi dalam grup nya.
~~Informasi lainnya:
*Pernah menjadi penari latar untuk BoA, JinuSean, 1TYM, Lexy, DJ DOC, Chaeyeon, Eun Ji Won, dan lain-lainnya pada tahun 2000-2006.
*Tampil dalam m:rope MP3-Player CF.
*Tampil dalam MV E.Bul ” I Want To Buy It” dan dalam perfom nya tahun 2009.
*Tampil dalam MV One Two, “Starry Night” di tahun 2009.
2. Kim Jung Ah  (김정아)
Terlahir satu hari sebelum tanggal lahir saya, yaitu tanggal 2 Agustus 1983, dengan Golongan darah O, dan ber-zodiak Leo. Bertugas sebagai  Main Vocalist dalam grup. Mempunyai berat badan 49 kg dengan tinggi badan 167 cm.
~~Infromasi lainnya:
*Ia mempunyai sebuah album “SZ 1st Album” di tahun 2000.
*Digunakan sebagai member dari “Kiss Five” di tahun 2005, dalam MV Show Time.
*Berpartisipasi dalam sebagai penari dalam perfomances Son Dambi’s “Bad Boy” , sebagai sebagain dari pelatihan di tahun 2008.
*Berpartisipasi dalam “You’re Cute” , yang merupakan OST dari MBC Drama “Pasta” .
3. Lee Joo Yeon (이주연)
Dilahirkan pada 19 Maret 1987, dengan golongan darah AB, dan ber-zodiak Pisces. Mempunyai berat badan 45 kg, dan tinggi badan 168 cm. Berposisi sebagai Sub Vocalist dalam grup.
~~Informasi Lain:
*Terkenal dengan “Famous Internet Ulzzang” .
*Pemeran di Skool Looks CF.
*Mempunyai sebuah peran kecil dalam Film “My Tutor Friend2″ di tahun 2007.
*Mucul di MBC “Introduce Star’s Friend” menunjukkan bahwa, ia adalah teman terbaik Son Dambi, di tahun 2008.
*Tampil dalam E.Bul MV “I Want to Buy It” di tahun 2009.
*Tampil dalam Taegoon MV “Betrayed” tahun 2009.
4. UEE (유이)
Dilahirkan dengan nama asli, Kim Yoo Jin (김유진) pada 9 April 1988, dengan golongan darah AB, dan ber-zodiak Aries. Mempunyai tinggi badan 173 cm dengan berat badan 50 kg. Memegang bagian Sub Vocalist di grup.
~~Informasi Lain:
*Digunakan untuk menjadi peserta pelatihan di Good Entertainment.
*Bintang dalam film dokumenter berjudul “Diary of Five Girls” .
*Punya banyak popularitas ketika menari-nari untuk Beyonce’s “Single Ladies” di SBS Star King, dengan Nickhun 2PM dan MC Boom.
*Pemeran dalam MBC’s variety show We Got Married di MBC’s Sunday Night bersama dengan Park Jae Jung.
*Pemeran di SBS Drama “You’re Beautiful” sebagai Yoo Hae Yi.
*Muncul di MBC “Introduce Star’s Friend” menunjukkan sebagai sahabat Wonder Girls’ Yoobin, pada tahun 2008.
*Membintangi KBS Drama “Birdie Buddy” sebagai Sung Mi Soo.
5. Bekah (베카)
Dilahirkan di Hawaii dengan nama asli, Rebekah Kim (레베카 김), pada 11 Agustus 1989, Mempunyai golongan darah AB, dan ber-zodiak Leo. Ia mempunyai tinggi badan 168 cm dan mempunyai berat 52 kg. Dia memegang bagian Sub Vocalist, Rapper.
Informasi lain:
* Lahir dan dibesarkan di Hawaii
* Lulus dari Moanalua High School
* Feature di Tei’s “Mr Lonely” lagu dari mini album “The Shine 2009″
6. Raina (레이나)
Raina dengan nama asli Oh Hye Rin (오혜린) lahir pada tanggal 7 mei 1989, bergolongan darah B dan ber-zodiak Taurus. Tinggi badannya 166 cm dan berat badannya 46 kg. Dia memegang pada bagian Main Vocalist.
Informasi lain:
* Sebelumnya mengikuti audisi Mnet’s SuperstarK.
* Klip intro dari Pledis: Raina – Stand up for love
7. Nana (나나)
Nana dengan nama asli Im Jin Ah (임진아) lahir pada tanggal 14 september 1991, bergolongan darah A dan ber-zodiak virgo. Tingginya adalah 171 cm dan berat badannya 48 kg. Dia masih bersekolah Jeongju Ochang High School. Dia memegang bagian sebagai Sub Vocalist.
Informasi lain:
* Berpartisipasi dalam 2009 Asia Pacifik Super Model Contest.
8. Lizzy (리지)
Lizzy memiliki nama asli Park Soo young, ia merupakan personil terbaru after school yang lahir pada 31 Juli 1992. Dengan tinggi 168 cm dan bergolongan darah O, cewe Leo satu ini hobi banget dengerin music, membuat cookies, serta Art & Crafts. Music Favorit nya adalah Dance Style dan Ballad. Ia mengidolakan Lady Gaga, Beyonce dan Park Jung Hyun sebagai penyanyi favorit serta Josh Hartnett dan Kang Boo-ja sebagai artis favoritnya.
9. Yoo So Young (유소영) (Ex-member)
Terlahir dengan nama asli, Joo So young pada 29 Maret 1986, dengan golongan darah AB, dan berzodiak Aries. memiliki Tinggi badan 165cm dengan berat badan 45kg. Pada saat itu, ia berposisi sebagai Sub Vocalist dalam grup.

Biografi JackThe Ripper ^^


Pembunuh Berantai Tak Terungkap


Pagi mulai menguasai malam. Jam-jam besar di london menunjukkan waktu pukul tiga lebih sedikit. Dalam pekatnya langit dan kabut-kabut yang mulai menari, di depan istal kuda yang semerbak jeraminya mulai menyengat hidung, Wanita itu memandang kosong. Matanya yang nanar memandang kedepan. Ia mencoba mempertahankan fikirannya meski detak nadinya melemah. Tapi luka sayatan di lehernya menyebabkan malaikat maut lebih mudah menjalankan tugasnya. Lima hari yang lalu ia baru merayakan ulang tahunnya, tapi sekarang hari-harinya telah berakhir. Polly mati bersimbah darah. Korban Jack The Ripper yang Pertama

Jack The Ripper adalah nama samaran atau nama alias yang diberikan untuk mengidentifikasi seorang pembunuh berantai yang berkeliaran disebuah kawasan miskin Whitechapel, London, Inggris di akhir tahun 1988. Nama tersebut diambil dari surat pengakuan yang diterima Central News Agency (NCA) dari seseorang yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Surat tersebut dipublikasikan saat pembunuhan berantai masih berlangsung.

Legenda tentang Pembunuhan Jack The Ripper sampai saat ini telah menjadi kombinasi antara Penggalian sejarah, teori konspirasi dan cerita rakyat.

Para Korban :
Keseluruhan korban pembunuhan The Ripper berprofesi sebagai Wanita Tuna Susila/Pelacur. Dan semua kasus, berlokasi di tempat umum atau semi umum. Leher korban biasanya di sayat setelah bagian tubuh korban di mutilasi. Beberapa korban biasanya di jerat lehernya hingga tidak berdaya. Ini menjelaskan sedikitnya bukti darah di tempat kejadian. Tubuh korban biasanya dibedah untuk mengambil organ-organ dalam manusia. Dalam hal ini, melihat keadaan korban, menimbulkan kesimpulan bahwa Jack The Ripper memiliki ketertarikan atau terobsesi dengan organ tubuh manusia, memiliki ketertarikan terhadap pembedahan (surgery) atau bahkan memiliki ilmu dan keahlian dalam bidang pembedahan.

Jumlah tentang korban juga sering diperdebatkan. Dalam dokumentasi polisi saat itu, tercatat 11 korban dengan kemiripan perlakuan yang sama ditambah dengan waktu yang berdekatan yang dikenal dengan ”The Whitechapel Murders”. Akan tetapi hanya 5 korban yang benar-benar di akui secara resmi sebagai korban Jack The Ripper. Kelima korban yang kesemuanya berprofesi sebagai Pelacur di East End of London itu adalah :

  1. Mary Ann Nichols, nama kecil Mary Ann Walker, nama lain Polly. Lahir tanggal 26 Agustus 1845 dan terbunuh pada hari Jum’at, 31 Agustus 1988. Tubuh Mary Ann ditemukan jam 3:40 pagi di pintu masuk kandang kuda di Buck’s Row (Sekarang Durward Street), sebuah jalan di belakang Whitechapel, tidak jauh dari London Hospital. Penyebab kematian, luka pada leher akibat senjata tajam. Organ-organnya tidak ada yang hilang.
  2. Annie Chapman, nama kecil Eliza Ann Smith, nama lain ’Dark Annie’, Lahir dibulan september 1841 dan terbunuh pada hari sabtu, 8 september, 1988. Tubuh Annie ditemukan jam 6 pagi di pintu belakang sebuah rumah di Hanbury Street No.. 29, Spitalfields. Penyebab kematian, sayatan melintang pada leher. Kehilangan organ Uterus dan pembedahan pada alat kelamin.
  3. Elizabeth Stride, nama kecil Elisabeth Gustafsdotter, nama lain ’Long Liz’, lahir di swedia, 7 November 1843 dan terbunuh pada hari minggu, 30 september 1888. Tubuh Elisabeth ditemukan jam 1 pagi, tertelungkup di Dutfield’s Yard, Berner Street (sekarang, Henriques Street) di Whitechapel. Asumsi kejadian, The Ripper terganggu aktivitasnya sehingga sehingga Elizabeth belum sempat dibedah.
  4. Chatherine Eddowes, alias Kate Conway, alias Mary Ann Kelly, Lahir tanggal 14 April 1842 dan terbunuh di hari yang sama korban Elizabeth Stride. Pengamat kasus sering mengatakan kejadian ini sebagai ’double event’, Tubuh Chatherine ditemukan di Mitra Square, di Kota London. Penyebab kematian diperkirakan kehabisan darah karena pembedahan sekitar organ dada dan wajah, Salah satu kuping dan Ginjal Chatherine hilang.
  5. Mary jane Kelly, alias Marie Jeanette Kelly, atau ’Ginger’, lahir di Limerick, Munstar, Irlandia tahun 1863 dan terbunuh pada hari jum’at, 9 November 1988. Tubuh Kelly ditemukan terpotong-potong sekitar jam 10:45 pagi di atas kasurnya dimana ia tinggal di 13 Miller’s Court, Dorset Street, Springfields. Pembunuhan terhadap Kelly merupakan perbuatan The Ripper yang paling sensasional. Seluruh tubuh Kelly di potong-potong, organ dalam Kelly, berserakan di seluruh ruangan.
Kelima pembunuhan memiliki ciri-ciri yang sama seperti, kejadian selalu berlangsung pada hari libur atau mendekati hari libur, penyergapan yang dilakukan pada malam hari, di lakukan di tempat terbuka, atau semi terbuka, dimana orang lain bisa menemukan atau memergokinya (Kasus Kelly). Seluruh korban memiliki luka mematikan pada leher.

Pada Era itu, keadaan di London semakin mencekam karena semakin banyak korban tewas, yang menurut dugaan, ada pembunuh lain yang ikut mengambil momen yang sedang terjadi. Kebanyakan korban adalah pelacur. Beberapa korban lainnya, tidak dimasukkan kedalam list korban The Ripper karena tidak memiliki ke khas-an seperti pada kelima korban.

SURAT-SURAT THE RIPPER
Sepanjang sejarah pengusutan The Ripper, Pihak kepolisian kebanjiran surat-surat yang mengatasnamakan si Pelaku sendiri. Hampir semua surat di anggap palsu dan mencari sensasi. Tapi ada juga beberapa surat yang dianggap ’mungkin’ di tulis oleh Jack The Ripper.

27 September 1888, Central News Agency menerimasurat yang diakui ditulis oleh sang pembunuh, Jack The Ripper. Surat itu diteruskan pada Scotland Yard dua hari sesudahnya. Surat itu ditulis tanggal 25 September 1888, berisi pesan The Ripper tentang perbuatan yang telah ia lakukan. Surat yang di kenal dengan surat ’dear boss’ awalnya dianggap bohong oleh pihak kepolisian karena banyaknya surat-surat palsu yang serupa. Tapi setelah kematian Catherine Eddowes pada tanggal 30 September, surat itu mendapat perhatian khusus karena dalam surat itu disebutkan akan memotong salah satu dari telinga korban selanjutnya. Surat inilah yang pertama kali menggunakan nama ’Jack The ripper’ yang bertanggung jawab atas pembunuhan-pembunuhan yang mengerikan di Whitechapel, London.

’Saucy Jack’ Postcard juga diterima tanggal 1 Oktober 1888, satu hari sesudah ’Double event’, Kematian Elizabeth Stride dan Chaterine Eddowes yang tewas pada tanggal 30 September dini hari di tempat yang berbeda. Surat ini juga mengundang banyak pertanyaan karena surat ini menyebutkan ’Double event this time’ dalam suratnya. Pihak kepolisian menganggap surat ini palsu. Karena si pembuat di asumsikan sudah mengetahui kejadian pada tnggal 30 September. Akan tetapi beberapa orang percaya, surat ini ditulis sebelum tanggal 30 September, atau jika ia menuliskannya pada saat ia mengirim surat itu, kejadian double even hanya diketahui oleh segelintir orang, penyelidikan pada kasus Double event, baru saja terjadi dan masih bersifat rahasia. Tapi surat ini tetap dikatagorikan surat palsu.


Surat yang lain adalah Surat yang berjudul ’From Hell’ yang merupakan salah satu dari sekian banyak surat, yang besar kemungkinannya, ditulis oleh Jack The Ripper. Berbeda dengan surat lainnya, surat ini tidak dibubuhkan dengan namanya yang sudah terkenal, ’Jack The Ripper’. Dalam beberapa bagian, si pembuat sepertinya dengan sengaja membuat kesalahan pengejaan dimana-mana. Seperti kata ’knife’ ia tulis haya knif, ’Kidney’ ia tulis ’Kidne’. Surat ini datang bersama box kecil yang berisi ginjal manusia yang direndam dalam alkohol. Salah satu korban, Chaterine Eddowes, memang ditemukan dengan salah satu ginjal yang hilang.  

Surat-surat tersebut di duga juga merupakan surat palsu yang dibuat oleh wartawan setempat untuk memperkeruh suasana dan menaikkan oplah jualnya. Sampai saat ini surat-surat tersebut tidak diketahui keberadaannya. Begitu juga Ginjal yang dikirim bersama surat ’From Hell’. Pada tahun 1988, Surat ’Dear Boss’ tiba-tiba kembali ke Metropolitan Police, tanpa pernah tahu siapakah yang membawanya selama ini.

SIAPAKAH JACK THE RIPPER?
Nama asli di balik pembunuhan besar itu sampai saat ini masih misteri. Begitu juga motif dan teori pembunuhannya. Beberapa nama sempat di ajukan dan di selidiki akan tetapi menemukan jalan buntu. Beberapa nama baru yang muncul kemudian juga tidak dapat dibuktikan keterlibatannya bahkan ada yang tidak ditanggapi secara serius.

  1. Dr. Thomas Neill Cream (Mei 1850 – 15 November 1892)
Thomas Neill adalah seorang dokter yang secara rahasia melakukan praktek aborsi. Lahir di Skotlandia, belajar di London dan aktif di Kanada lalu Chicago. Tahun 1881 Dia bertanggung jawab atas keracunan beberapa pasien hingga meninggal. Tidak ada tuduhan yang dilayangkan, tetapi Dr Thomas Neill bersikeras untuk melakukan pembedahan terhadap korban. Akhirnya ia dipenjara di Illinois dan bebas pada tahun 1891 karena berkelakuan baik. Di London, ia melakukan pembunuhan dan tertangkap lagi. Thomas Neill dijatuhi hukuman gantung 15 November 1892. Menurut beberapa sumber, kata-kata terakhirnya sewaktu menjalani human mati adalah : ”I am Jack..” Beberapa penulis menyebutkan kemungkinan, saat ia dipenjara di tahun 1888, Neill menyuap sipir penjara untuk keluar dari penjara beberapa waktu. Walaupun pihak berwenang menyatakan penyuapan tersebut bisa terjadi di era itu, Neill tidak terbukti bersalah dan alasan tersebut dinilai kurang kuat.

  1. Prince Albert Victor, Duke of Clerence (1864-1892)
Referensi pertama tentang Duke of Clerence sebagai tersangka muncul tahun 1962 melalui buku biografi yang ditulis oleh Phillipe Jullian yang berjudul Edouard VII, Ayah Prince Albert. Buku itu mengemukakan teori Prince Alvert sebagai Jack The Ripper yang dibantu oleh The Duke of Bedford (kolega terdekat Albert) berkaitan dengan aib Prince Albert yang dirahasiakan. Akan tetapi, Jullien tidak menyebutkan sumber-sumber yang pasti dan dapat dipercaya. Hanya berdasarkan rumor yang ia dengar lewat wawancara beberapa petugas kerajaan semasa Raja Edward VII memimpin, tapi tidak ditemukan bukti-bukti yang jelas.

Pada tahun 1970, Dr. Thomas Eldon Alexander Stowell dalam artikelnya A Solution in The Criminalogist, mengatakan hal yang sama. Prince Albert yang menurutnya meninggal karena Sipilis (bukan karena pnemonia), menurut sumber yang dipercaya melaluli William Whitey Gull, melakukannya karena penyakit spilis yang ia derita karena hubungan biseksual termasuk oleh pelacur karena pesta-pesta gelap yang pernah diadakan Prince Albert. Semua tuduhan dibantah dan tidak dapat dibuktikan.  

Pada tahun 1978, Frank Spiering menerbitkan buku berjudul Prince Jack, berdasarkan kopi dari jurnal pribadi William Withney Gull di Perpustakaan New York Academy of Medicine. Dalam tulisan tersebut juga disebutkan pengakuan Prince Albert dalam pengaruh hipnotis. Now York Academy of Medicine membantah memiliki jurnal tersebut, dan buku Spiering secara luas dihentikan karena dianggap menyadur teori yang dikemukakan oleh Stowell yang ditambahi dengan fiksi karangan Spiering sendiri. Spiering sendiri dituduh sebagai pencari sensai ketimbang peneliti sejarah.

  1. William Withey Gull (31 Desember1816 – 29 Januari 1890)
Seorang ahli spesialisasi bedah yang menamatkan studinya dengan gemilang. Secara rahasia William di rekrut oleh Perkumpulan Rahasia Besar Freemason karena kepintarannya dan menjadi penasehat medis utama Ratu Victoria yang lalu di hadiahi gelar kebangsawanan. William menjadi tersangka kasus Jack The Ripper karena dikait-kaitkan dengan Konspirasi Teori Keluarga Kerajaan Inggris Raya.

Kisah itu berawal dari hubungan gelap Prince Albert dengan Anne Crook, seorang penjaga toko, yang membuahkan seorang bayi perempuan bernama Alice. Mereka kemudian menikah secara diam-diam atas kehendak Anne.

Beberapa tahun kemudian, walaupun mereka tidak hidup bersama, hal itu diketahui oleh Sang Ratu. Atas perintahnya Prince Albert di pingit dilingkungan kerajaan dan Anne dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan dan dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa Guys Hospital. Alice yang masih kecil kemudian di asuh oleh Mary Jane Kelly (korban terakhir pembunuhan) yang kemudian di asuh oleh orangtua Anne.

Sedangkan Marry Jane Kelly, bersama teman-teman pelacurnya, Stride (korban ketiga), Annie Chapman (korban kedua), Marry Ann Nichols (korban pertama), terlibat hutang pada mafia yang memiliki reputasi yang menyeramkan dalam hal menyiksa dan membunuh pelacur. Dalam desakan keuangan mereka berencana memeras pihak kerajaan tentang rahasia kelam Prince Albert.  

Sang Ratu lalu menugaskan Sir William Withey Gull untuk menyelesaikan permasalahan ini, William sebagai ahli bedah dan anggota freemason, menyelesaikan dengan tata cara freemason yang penuh dengan mitologi. (Dipercayai dari kelima korban yang di bunuh membentuk pentagram dengan komposisi magis). William meninggal satu tahun kemudian setelah mengerjakan tugasnya, Rumor mengatakan Gull hanya di asingkan di suatu tempat untuk menghindari kebocoran.

Tuduhan ini adalah tuduhan yang paling populer untuk saat ini. Sebuah novel berdasarkan teori ini dengan judul ’From Hell’ (1998) di jual luas dan terjual ribuan kopi yang lalu di filmkan dengan judul yang sama di tahun 2001. Pihak kerajaan mengatakan Sir William pada era pembunuhan mengalami beberapa kali Stroke sehingga kejadian ini tidak mungkin terjadi.

Jack The Ripper merupakan misteri Fenomenal dalam bidang kriminal yang belum terpecahkan. Kasus Jack The Ripper merupakan kasus Seri Pembunuhan pertama dalam dunia modern yang ternyata menginspirasi kasus yang sama. Di Wax Museum Madame Tussaud, London, dipertontonkan rekonstruksi perbuatannya.

Rabu, 12 Oktober 2011

Sejarah Musik K-Pop..



Mungkin beberapa kpopers sudah pada tau….
Tapi bagi yang belum tau,ya ditau-tauin aja *plakkkk* o.O
Lest chek it out!! ^^
Musik pop Korea berawal tahun 1992 dimana grup K-Pop laki jaman itu, Seo Taiji & Boys mulai membuat lagu techno dan rap rock dengan bahasa Korea, yang menjadi titik balik bagi musik Korea *tahun segitu belum dikenal kan K-Pop di Indonesia?*. Seorang bernama Lee Soo Man mendirikan SM Entertainment *FYI, ini perusahaan rekaman yang cukup berhasil, contohnya adalah Shinee, Super Junior dan SNSD yang asalnya dari sana* tahun 1995, yang membuat K-pop mulai mendunia, yang kemudian diikuti YG Entertainment *yang menghasilkan 2NE1, Big Bang, Lexy, dll*, DSP Entertainment *yang menghasilkan KARA,SS501* dan JYP Entertainment *JYP diambil dari nama om Jin Young Park, penyanyi solo Korea, perusahaan ini juga menghasilkan bintang yang sukses: 2AM, 2pm, dll*. Awal mula grup K-Pop mulai akhir 1990an *tahun 97-99*, dan juga musik hip-hop yang dipopulerkan 1TYM *dinaungin YG Entertainment juga*
Pada tahun 2000an, musik K-Pop makin populer, karena efek globalisasi juga karena perusahaan rekaman berani mengambil langkah: seleksi. Setelah lulus seleksi, perusahaan rekaman akan melatih kandidat secara intensif, dari latihan suara, olahraga biar bodinya oke, belajar koreografi profesional, dan belajar bahasa asing sambil sekolah *sambil nyelem minum air*. Total waktu latihan bisa 2 tahun lebih, dan bisa menghabiskan dana sampai US$400K *sekitar Rp 3,7 miliar*. Beda banget sama artis sini, kayaknya gampang banget jadi bintang *jadi, orang Korea ga cuma ingin mereka tenar, tapi memastikan mereka pinter dan berkualitas*. Musik K-Pop mulai memengaruhi dunia, terutama Amerika Serikat, Kanada dan Australia. Tahun 2010 kemaren, penyanyi solo Taeyang dan grup 2NE1 *favorit gw nih* mulai menduduki urutan pertamax tangga lagu di sana dan mengeluarkan banyak hits. Malahan, tahun 2009, grup Wonder Girls masuk tangga lagu US Billboard Hot 100, yaitu seleksi khusus 100 lagu paling top di Amrik, dengan lagu Nobody *bonus MVnya nih*. Kenapa musik K-Pop begitu populer? Karena yang di Korea tau, sekarang jaman dah beda, banyak remaja pengen lagu yang dinamis dan ngebeat, dan jangan heran, lagu K-pop mempunyai segmentasi pasar remaja *Teen pop*.
Artis-artis K-Pop makin populer saat ini dengan kerjasama dengan artis non-Korea, contohnya 2NE1 yang kolaborasi sama will.i.am. Mengenai demam Korea, sebutannya Korean Wave. Fenomena ini adalah fenomena dimana budaya pop Korea menjadi ‘merakyat’. Maksudnya adalah, masyarakat mulai suka sama pop culturenya Korea *jadi harap maklum sama fanatik k-pop ya*. Nih gw kasih beberapa ciri khas K-Pop:
1. Tempo relatif cepat (BPM mungkin diatas 110)
2. Bahasa yang dipakai utamanya Korea, tapi biasanya sekarang dicampur bahasa Inggris
3. Lirik yang ada pake huruf asli korea (Hangul).
4. Suara penyanyinya jempolan (penyanyi punya kualitas)
5. Lagu yang dibawakan bernuansa gembira, jarang ada yang mendayu-dayu
6. Dalam videoclip disertai koregrafi berupa dance, menandakan lagu K-pop biasanya energik (liat point 1).
Inilah Alasan “Mengapa Kamu Menyukai Artis Kpop”
Dan ini jawabannya..
1. Para Member Boyband dan GirlBand Korea harus melewati masa trainee sebelum debut, ini membuat mereka dapat tampil bagus saat debut.
2. Memiliki tehnik dance/menari yang bagus
3. Lagu-lagu Korea bersifat easy listening dan mudah dihafal.
4. Lagu-lagu Korea memiliki banyak jenis, ada yang cocok untuk ngedance, ada yag cocok untuk dihayati (lagu ballad)
5. Artis Kpop adalah seorang yang pekerja keras, terbuti dari usahanya mengikuti trainee bertahun-tahun
6. Memiliki kualitas yang tinggi dan prefesional.
7. Memiliki kepribadian yang unik
8. Dapat menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada. Misalnya, saat di variety show mereka kan menjadi sosok yang lucu dan *gokil. Pada saat di panggung mereka dapat tampil dengan serius.
9. Kreatif, memiliki konsep yang berbeda untuk setiap lagunya.
10. Multitalented. Bisa bernyanyi , dance, serta acting.
11. Menghargai para fans nya.
12. Kompak, satu sama lain.
13. Style Fashion mereka selalu keren dan bisa menjadi panutan
14. Lirik dari lagunya mempunyai arti yang bagus.
15. Mereka selalu mengusahakan agar tampil Live *tidak lypsinc*kecuali ada hal-hal tertentu yang memaksa mereka untuk lypsinc
16. Eksis di bidang nyanyi, MC, bahkan drama. Mereka menjalankan itu semua dengan tekun dan rajin
17. Tidak Jaim kepada para fans. Mereka mau menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya kepada masyarakat
18. Mereka “tahan banting”. Mereka rela perform di panggung walaupun dalam keadaan sedang tidak enak badan
19. Beberapa diantaranya,bisa berakting, dan aktingnya bisa terlihat real, artinya tidak terlihat seprti dibuat-buat
20. Hidup untuk fans. Mau mengeluarkan seluruh tenaganya demi kesenangan fans
21. Memiliki Wajah dan penampilan yang eye cathing
22. Kebanyakan Memiliki senyuman maut dan eye smile
23. Memiliki tubuh yang indah dan itu semua mereka dapatkan dengan susah payah.
24. Mereka adalah orang yang energic dan bersemangat
25. Setiap boyband/Girlband memiliki ciri khasnya masing-masing
26. Menggunakan Make Up yang natural
27. Bisa menjadi trendsetter bagi orang lain
28. Punya lightstick dan official color sendiri yang menunjukkan ciri dari GB/BB itu
29. Biasanya, mereka bisa berbahasa asing (Jepang/inggris/Thailand/china)
30. Lebih mementingkan Fans daripada Pacarnya. Buktinya banyak diantara artis Kpop yang belum memiliki pacar.
31. Memiliki nama Fanclub yang unik
32. Suka mengadakan konser internasional, ini menunjukkan mereka mempunyai popularitas yang tinggi
33. Cover Design albumnya keren dan inovatif
34. Ada seleksi yang ketat untuk menjadi trainee, berarti yang debut saat ini, adalah orang-orang yang terpilih
35. Mereka bersaing secara sportif. Ini terbukti sesame artis Kpop walaupun beda managemen, mereka tetap bersahabat.

Sejarah Musik Jazz


Banyak yang beranggapan bahwa musik jazz adalah musiknya kaum elite dan mapan. Namun bila kita menegok ke akar jazz boleh dibilang justru bertolak belakang. Jazz adalah sebuah seni ekspresi dalam bentuk musik. Jazz disebut sebagai musik fundamental dalam hidup manusia dan cara mengevaluasi nilai-nilai tradisionalnya. Tradisi jazz berkembang dari gaya hidup masyarakat kulit hitam di Amerika yang tertindas. Awalnya, pengaruh dari tribal drumsdan musik gospel, blues serta field hollers (teriakan peladang). Proses kelahirannya telah memperlihatkan bahwa musik jazz sangat berhubungan dengan pertahanan hidup dan ekspresi kehidupan manusia.
Yang menarik adalah bahwa asal kata “jazz” berasal dari sebuah istilah vulgar yang digunakan untuk aksi seksual. Sebagian irama dalam musik jazz pernah diasosiasikan dengan rumah-rumah bordil dan perempuan-perempuan dengan reputasi yang kurang baik. Dalam perjalanannya kemudian, jazz akhirnya menjadi bentuk seni musik, baik dalam komposisi tertentu maupun improvisasi, yang merefleksikan melodi-melodi secara spontan. Musisi jazz biasanya mengekspresikan perasaannya yang tak mudah dijelaskan, karena musik ini harus dirasakan dalam hati. “Kalau kau menanyakannya, kau tak akan pernah tahu” begitu menurut Louis Armstrong.
Legenda jazz dimulai di New Orleans dan berkembang ke Sungai Mississippi, Memphis, St. Louis, dan akhirnya Chicago. Tentu saja musik jazz dipengaruhi oleh musik yang ada di New Orleans, tribal drums Afrika dan struktur musik ala Eropa. Latar belakang jazz tidak dapat dilepaskan dari fakta di mana jazz dipengaruhi berbagai musik seperti musik spiritual, cakewalks, ragtime dan blues. Salah satu legenda jazz yang dipercaya bahwa sekitar 1891, seorang pemilik kedai cukur rambut di New Orleans bernama Buddy Bolden meniup cornet-nya dan saat itu lah musik jazz dimulai sebagai gebrakan baru di dunia musik. Setengah abad kemudian, musik jazz di Amerika memberi banyak kontribusi di dunia musik, dipelajari di universitas, dan akhirnya menjadi sebuah aliran musik yang serius dan diperhitungkan.
Musik jazz sebagai seni yang populer mulai menyebar ke hampir semua masyarakat Amerika pada tahun 1920-an (dikenal sebagai Jazz Age). Jazz semakin marak di era swing pada akhir 1930-an, dan mencapai puncaknya di akhir 1950-an sebagai jazz modern. Di awal tahun 20-an dan 30-an, “jazz” telah menjadi sebuah kata yang dikenal umum.
Pengaruh dan perkembangan musik blues tidak dapat ditinggalkan saat membahas musik jazz di tahun-tahun awal perkembangannya. Ekspresi yang memancar saat memainkan musik blues sangat sesuai dengan gaya musik jazz. Kemampuan untuk memainkan musik blues menjadi standar bagi semua musisi jazz, terutama untuk digunakan dalam berimprovisasi dan ber-jam session. Musik blues sendiri, yang berasal dari daerah Selatan, memiliki sejarah yang sangat luas. Pemain musik blues biasanya menggunakan gitar, piano, harmonika, atau bermain bersama dalam kelompok yang memainkan alat-alat musik buatan sendiri.

Fakta tentang Musik Reggae

Di Indonesia, reggae hampir selalu diidentikkan dengan rasta. Padahal, reggae dan rasta sesungguhnya adalah dua hal yang berbeda. “Reggae adalah nama genre musik, sedangkan rasta atau singkatan dari rastafari adalah sebuah pilihan jalan hidup, way of life,” ujar Ras Muhamad (23), pemusik reggae yang sudah 12 tahun menekuni dunia reggae di New York dan penganut ajaran filosofi rasta.

Repotnya, di balik ingar-bingar dan kegembiraan yang dibawa reggae, ada stigma yang melekat pada para penggemar musik tersebut. Dan stigma tersebut turut melekat pada filosofi rasta itu sendiri. “Di sini, penggemar musik reggae, atau sering salah kaprah disebut rastafarian, diidentikkan dengan pengisap ganja dan bergaya hidup semaunya, tanpa tujuan,
ungkap Ras yang bernama asli Muhamad Egar ini.

Padahal, filosofi rasta sesungguhnya justru mengajarkan seseorang hidup bersih, tertib, dan memiliki prinsip serta tujuan hidup yang jelas. Penganut rasta yang sesungguhnya menolak minum alkohol, makan daging, dan bahkan mengisap rokok. 

“Para anggota The Wailers (band asli Bob Marley) tidak ada yang merokok. Merokok menyalahi ajaran rastafari,” papar Ras.

Ras mengungkapkan, tidak semua penggemar reggae adalah penganut rasta, dan sebaliknya, tidak semua penganut rasta harus menyenangi lagu reggae. Reggae diidentikkan dengan rasta karena Bob Marley 
pembawa genre musik tersebut ke dunia—adalah seorang penganut rasta.
  
Ras menambahkan, salah satu bukti bahwa komunitas reggae di Indonesia sebagian besar belum memahami ajaran rastafari adalah tidak adanya pemahaman terhadap hal-hal mendasar dari filosofi itu. “Misalnya waktu saya tanya mereka tentang Marcus Garvey dan Haile Selassie, mereka tidak tahu. Padahal itu adalah dua tokoh utama dalam ajaran rastafari,” ungkap pemuda yang menggelung rambut panjangnya dalam sorban ini. 

Tony Q Rastafara pun mengakui, meski ia menggunakan embel-embel nama Rastafara, tetapi dia bukan seorang penganut rasta. Tony mencoba memahami ajaran rastafari yang menurut dia bisa diperas menjadi satu hakikat filosofi, yakni cinta damai. “Yang saya ikuti cuma cinta damai itu,” tutur Tony yang tidak mau menyentuh ganja itu.


Namun, meski tidak memahami dan menjalankan seluruh filosofi rastafari, para penggemar dan pelaku reggae di Indonesia mengaku mendapatkan sesuatu di balik musik yang mereka cintai itu. Biasanya, dimulai dari menyenangi musik reggae (dan lirik lagu-lagunya), para penggemar itu kemudian mulai tertarik mempelajari filosofi dan ajaran yang ada di baliknya.
Hendry Moses Billy, gitaris grup Papa Rasta asal Yogya, yang mengaku musik reggae semakin menguatkan kebenciannya terhadap ketidakadilan dan penyalahgunaan wewenang. Setiap ditilang polisi, ia lebih memilih berdebat daripada “berdamai”. “Masalahnya bukan pada uang, tetapi praktik seperti itu tidak adil,” tandas Moses yang mengaku sering dibuntuti orang tak dikenal saat beli rokok tengah malam karena dikira mau beli ganja.

Sementara Steven mengaku dirinya menjadi lebih bijak dalam memandang hidup sejak menggeluti musik reggae. Musik reggae, terutama yang dipopulerkan Bob Marley, menurut Steven, mengajarkan perdamaian, keadilan, dan antikekerasan. “Jadi kami memberontak terhadap ketidakadilan, tetapi tidak antikemapanan. Kalau reggae tumbuh, maka di Indonesia tidak akan ada perang. Indonesia akan tersenyum dengan reggae,” ujar Steven mantap.

Sila dan Joni dari Bali menegaskan, seorang rasta sejati tidak harus identik dengan penampilan ala Bob Marley. “Rasta sejati itu ada di dalam hati,” tandas Sila sambil mengepalkan tangan kanan untuk menepuk dadanya.

Fact About Emo

Emo muncul dari genre hardcore punk pada awal 1980-an di Washington, D.C. sebagai reaksi meningkatnya kekerasan di komunitas hardcore punk dan rasa ketidaksenangan terhadap Ian MacKaye dari Minor Threat yang mengubah fokus musiknya dari komunitas menjadi kepentingan politik individual. Penggemar Minor Threat bernama Guy Picciotto mendirikan Rites of Spring pada tahun 1984 karena berkeinginan melepaskan diri dari batasan-batasan hardcore yang mengekang, dan menggantinya dengan gitar yang melodius, ritme yang bervariasi, dan lirik yang sangat penuh luapan emosi pribadi.Sebagian dari lirik lagu-lagu Rites of Spring telah menjadi metafora bagi pemusik emo dari generasi berikutnya, termasuk di antaranya tema-tema seperti nostalgia, kepahitan yang romantis, dan putus asa yang puitis.
Guy Picciotto
Konser-konser Rites of Spring menjadi arena luapan emosi publik, para penonton sering kali menangis tersedu-sedu.Ian MacKaye berubah menjadi penggemar berat Rites of Spring, membantu rekaman satu-satunya album Rites of Spring, dan bekerja sebagai roadie dalam konser keliling. MacKaye lalu mendirikan band sendiri bernama Embrace yang mengeksplorasi tema-tema serupa mengenai pencarian diri dan pelepasan emosi.Grup-grup musik serupa bermunculan setelah adanya Revolusi Musim Panas 1985 di kalangan hardcore punk Washington, D.C.. Gray Matter, Beefeater, Fire Party, Dag Nasty, Lunchmeat, dan Kingface adalah beberapa grup musik yang berperan penting waktu itu.

Asal usul dari istilah emo tidaklah begitu pasti, namun paling tidak sudah dikenal sejak tahun 1985. Menurut Andy Greenwald penulis buku Nothing Feels Good: Punk Rock, Teenagers, and Emo, "Asal usul istilah emo diselubungi misteri [...] tapi pertama kali muncul sebagai kebiasaan umum pada 1985. Kalau Minor Threat dianggap hardcore, maka Rites of Spring dengan fokus yang berbeda, bisa disebut emotional hardcore atau emocore.Michael Azerrad pengarang Our Band Could Be Your Life juga melacak asal usul kata emo: "Gaya bermusik seperti itu segera disebut 'emo-core', istilah yang dibenci oleh semua orang yang terlibat di dalamnya, walaupun istilah dan pendekatan itu berkembang paling sedikit lima belas tahun kemudian, dan melahirkan band-band yang tidak terhitung jumlahnya.MacKaye juga mengenang kembali tahun 1985, dan mengingat ada sebuah artikel di majalah Thrasher yang menyebut Embrace dan grup-grup musik lain di Washington, D.C. sebagai "emo-core". Ketika itu, ia menganggapnya "istilah paling bodoh yang pernah aku dengar seumur hidupku".Teori lain mengatakan istilah emo berasal dari penonton konser Embrace. Mereka meneriakkan kata "emocore" yang dimaksudkan sebagai ejekan bagi Embrace.Penggemar emo mengklaim bahwa MacKaye yang menciptakan istilah emo untuk mengejek dirinya sendiri di majalah, atau istilah tersebut berasal dari ciptaan Rites of Spring.Walapun demikian, Oxford English Dictionary mencatat bahwa istilah emo-core pertama kali digunakan tahun 1992, sementara istilah emo mulai dikenal pada tahun 1993. Kata emo pertama kali muncul di media cetak pada tahun 1995 di majalah New Musical Express.
Fugazi

Perusahaan rekaman spesialis emocore dengan segera bermunculan di sekitar kalangan punk Washington, D.C., dan identik dengan grup-grup musik yang bernaung di bawah label Dischord Records milik MacKaye.Walaupun sebagian besar dari grup-grup tersebut enggan disebut band emo, mereka menerimanya dengan terpaksa. Veteran punk Jenny Toomey mengenang "Orang yang menggunakan [istilah emo] hanyalah orang-orang yang cemburu terhadap begitu besar dan fanatiknya penggemar pada waktu itu. [Rites of Spring] sudah ada sebelum istilah emo tercipta, dan mereka membencinya. Namun terjadilah keanehan, seperti ketika orang-orang mulai menyebut musik mereka 'grunge', Anda juga mulai ikut-ikutan memakai istilah itu, walaupun mulanya Anda membencinya.

Kegemilangan emo di Washington, D.C. hanya bertahan beberapa tahun. Pada 1986, sebagian besar band-band utama, termasuk Rites of Spring, Embrace, Gray Matter, dan Beefeater sudah membubarkan diri.Walaupun demikian, ide dan estetika yang berasal dari mereka dengan cepat menyebar ke seluruh Amerika Serikat lewat majalah penggemar (zine), rekaman piringan hitam, dan kabar burung.[18] Menurut Greenwald, kalangan emo di Washington, D.C. meletakkan fondasi bagi inkarnasi grup-grup emo generasi berikutnya:

    Apa yang terjadi di Washington, D.C. pada pertengahan delapan puluhan, pergeseran kemarahan menjadi aksi, dari kemarahan terpendam menjadi ketidakpastian internal, dari massa yang terindividualisasikan menjadi massa yang individual, semuanya dalam beberapa hal merupakan studi kasus bagi transformasi dunia punk nasional untuk dua dekade berikutnya. Penggambaran ide dan situasi, kekuatan musik, dan cara orang bereaksi terhadap cara band-band menjadi jenuh dan bukan memudar, semuanya berawal dari beberapa pertunjukan pertama Rites of Spring. Fondasi emo telah diletakkan, namun secara tidak sengaja, oleh lima puluh orang atau lebih di ibu kota negara. Dan dalam beberapa hal, emo tidak akan pernah sebaik dulu dan pastinya tidak akan pernah murni lagi. Pastinya, dunia emo di Washington menerima emocore secara konsensus sebagai suatu genre.

Di kemudian hari, MacKaye dan Piccioto, bersama Brendan Canty (pemain drum Rites of Spring) membentuk Fugazi. Walaupun anggotanya terkait dengan dunia emo, Fugazi umumnya tidak diakui sebagai grup musik emo...Cheers!